BBM Turun, Gas Langka
Harga bensin turun lagi, juga solar. Setelah 1 Desember lalu premium turun menjadi 5.500, diturunkan lagi menjadi 5.000. Sedangkan solar menjadi 4.800. Penurunan ini katanya mengikuti harga minyak dunia yang terus turun hingga mencapai USD 42 per barel, sementara dolar sekarang pada 11.000 +. Asumsi APBN, dolar pada kisaran 9000, dan harga minyak USD 80 per barel.
Apa arti angka-angka ini? Saya juga tidak tahu. Saya hanya mengeluhkan, sepertinya pemerintah tidak punya kebijakan yang jelas, jadi seperti terombang-ambing. Dulu, waktu harga minyak dunia terus naik, katanya negara rugi karena subsidi BBM juga naik, jadi harga BBM dinaikkan. Kemarin waktu harga minyak sudah turun, pemerintah belum juga menurunkan harga BBM, mau dievaulasi dulu, katanya sih pemerintah juga rugi karena benan subsidi meningkat.
Indonesia itu negara pengeskpor minyak atau pengimpor ya? Kalau dilihat dari Indonesia pernah menjadi anggota OPEC, harusnya termasuk pengekspor , tapi mengapa harga minyak melambung, pemerintah malah merasa rugi?
Apa memang negara kita sudah menjadi pengimpor BBM? Wah, padahal katanya negeri ini kaya raya. Lihatlah banyak operator pengeboran minyak beroperasi di Indonesia: Chevron (dulu caltex ya?) ,eh salah, kata Mas Raf, Chevron itu dulunya Unocal. Maturnuwun Mas RAF, Shell, Total, Mobil Oil, Petrochina, dan banyak lagi, saya tidak hafal. (Bagi ahli perminyakan, maaf juga kalau salah)
Dan sekarang Gas langka. Masyarakat sudah dipaksa untuk mengganttai minyak tanah dengan gas. Hasilnya, sekarang minyak tanah hilang, kalaupun ada, di Jakarta harganya mencapai 12.000. jadi memang benar, memakai gas lebih murah, satu tabung 3 Kg harganya 15.000, kalau memakai minyak hanya dapat 1 liter lebih.
Tapi masalahnya gas juga langka. Tanya kenapa? Katanya pemerintah kilang di Balongan Indramayu dan Cilacap sedang mengalami perbaikan, atau rusak. Juga faktor cuaca menghambat pengiriman gas. Hasilnya, gas susah di cari, kalau ada harganya mencapai 19.000.
Mari kita bertanya kepada pemerintah, tanya kenapa? BBM turun, POM banyak yang "kehabisan" bensin, gas langka, Minyak tanah langka, pupuk langka.
Kalau harga naik, semua rajin naik, kalau harga turun. Nanti, dihitung dulu.
posted on:12/16/2008 12:10:43 AM | by: meds | under: diary |
( 6 ) Komentar

