Awal Tahun Ulang Tahun, Tumpengan
Awal tahun 2009, tahun baru, ulang tahun saya yang ke-32. Ternyata saya sudah 32, waktu yang cukup lama untuk belajar dan memahami. Namun, sering masih merasa sebagai anak-anak 20 tahun. Sering belum bisa menempatkan diri dengan baik, tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, ceroboh, dan banyak lagi. Tapi pelajaran itu kan seumur hidup. Terus belajar, untuk menjadi yang lebih baik.

Pagi-pagi bangun melihat kesibukan isteri yang masak, seperti biasa, tapi kali ini masak agak banyak. Ada apa nih? Ternyata istriku mau membuatkan nasi kuning dan mengundang beberapa teman. Wah, tumpengan. Ini spesial, dalam sejarah hidup saya tak ada tradisi merayakan ulang tahun, jadi ini adalah peringatan/ syukuran ulang tahun pertama saya, untuk ulang tahun yang ke-32.

Kontak beberapa teman, Mas Said, Anto dan Isteri, Tomy dan isteri, Pendi dan Isteri. Datang juga mbak Lilis yang ijin makan siang dari tempat kerjanya. Ada juga Mas Suroso, Tegaler, caleg, yang jadi bos delivery. 11 Orang. Lumayan. Teman lama saya, Wiguntoro dan Sugeng Darmadi tak bisa datang. Waktu saya telpon sedang di Cibitung cari ikan. "Aku sedang menuju Cibitung, besok aku ke tempatmu", kata Sugeng by Phone. Oke deh, aku tunggu.

Maksud syukuran ini, sebagai rasa syukur kepada Allah SWT, saya masih diberi umur sampai saat ini. Juga mengharap doa dari teman-teman, semoga diberi umur panjang, untuk langkah ke depan, semoga kami bisa menjalani hari-hari dengan lebih baik. Bisa menghadapi segala ujian dan cobaan. Menggapai cita-cita yang kami inginkan.

Acara sih hanya makan-makan, ngobrol. Doa dipimpin oleh Mas Suroso. Terimakasih teman-teman telah datang. Untuk mas Said, Anto dan Novi, Tomy dan vera, Pendi dan Ika, Mas Suroso, Mbak Lilis. Terimaksih kehadirannya, terimakasih doanya.
posted on:1/7/2009 9:42:18 AM | by: meds | under: diary |
( 3 ) Komentar

