Gaza Masih Membara, PBB Mandul, Israel Biadab, Liga Arab Banci, Boikot Produk Amerika
Tragedi kemanusiaan yang memilukan terjadi di Gaza. Korban serangan Israel dipihak Palestina mencapai 1000-an dengan korban luka-luka 3000 lebih. Perempuan, anak-anak, dan warga sipil jadi korban. Tiap hari jet-jet Israel menggempur perumahan, menjatuhkan berton-ton bom, artileri dan tank Israel juga mengujani daerah jalur Gaza dengan bom-bom berat. Dari laut, kapal-kapal nagkatan laut menghujani kota dari laut.
Pasca keluarnya resolusi PBB untuk penghentian gencatan senjata, Israel jutsru semakin membabi buta. Terlihat, resolusi PBB pun tak mempan untuk membungkam Israel. Mereka melawan keputusan PBB, mereka melawan hukum internasional. Sesuatu yang pasti akan fatal kalau dilakukan negara lain. Lihat Irak yang diserang pasukan multinasional sewaktu menginvasi Kuwait, bahkan dituduh menyembunyikan senjata biologi, dan diserang lagi hingga Sadam Husein jatuh. Sadam Husein bukanlah pemimpin terbaik Irak, namun tindakan Amerika menyerang negara berdaulat adalah pelanggaran. Juga bisa dilihat sekarang, keadaan Irak tak lebih baik. Kesimpulannya, PBB mandul, Amerika yang berkuasa. Kalau begitu, buat apa ada PBB?
Di TV kita lihat, asap mengepul, rumah-rumah hancur, anak-anak terbunuh, orang-orang terluka, wartawan, pertugas PBB di tembak, kurang obat, makanan, listrik dan air bersih. Sungguh suatu derita yang tak terkira. Kita lihat di TV juga, di kejauhan wilayah Gaza di hujani bom, sementara terlihat di kamera, mobil-mobil melaju dengan tenang, ini di wilayah Israel. Hanya berjarak kilometer, dan mereka tak bisa keluar. Kesimpulannya jelas, Israel biadab.
Keadaan tak jauh berbeda di Rafah, yang berbatasan dengan Mesir, pnduduk mesir bisa menyaksikan aksi jet-jet Israel menggempur Gaza, mereka hanya bisa melihat dari kejauhan saudara-saudara mereka yang di serang Israel. Padahal jaraknya juga hanya beberapa kilometer.
Gaza merupakan daerah kecil padat penduduk, dipagari tembok disekellingnya, di jaga kapal dari lautnya, mereka tak bisa keluar, dan dihujani BOM. Seperti arena gladiator, warga Gaza dipaksa bertarung dengan singa berupa bom-bom Israel. Bayangkan....!!! Satu-satunya harapan keluar yaitu melalui perbatasan Rafah di Mesir, namun pemerintah Mesir tidak mengijinkan warga Gaza keluar. Bahkan awalnya, bantuan obat-obatan juga tertahan tidak boleh masuk.
Mesir mungkin memang alergi terhadap Hamas yang berkiblat ke Ikhwanul Muslimin, salah satu organisasi populer yang dilarang di Mesir, mungkin Mesir takut, kalau Hamas besar pengaruhnya ke dalam negeri Mesir juga tidak baik. Makanya, mesir terkesan membiarkan genosida di Gaza. Harusnya Pemerintah Mesir mengesampingkan hal ini, yang terjadi adalah pembantaian manusia. Sudah ribuan terbunuh. Singkirkan pebedaan politik dan ideologi.
Inilah yang patut dipertanyakan kepada Liga Arab, yang diam saja melihat pembantaian yang terjadi. Juga pertanyaan besar kepada umat Islam: mengapa selalu tak bisa satu jalan? Arab saudi, Mesir, Yordania, Iran, Irak, Suriah, dll. Mungkin hanya Iran dan Suriah saja yang bersuara keras menentang serangan Israel ini. Bahkan Pesiden Palestina sendiri, Mahmud Abas baru bersuara beberapa hari belakangan. Katanya sih, liga arab sudah mengadakan pertemuan membahas krisis Gaza, namun belum ada tindakan nyata untuk menghentikan serangan Israel.
Israel menggunakan senjata kimia. Menurut pengamat PBB, Israel menggunakan senjata yang dilarang digunakan, yaitu Phosfor putih. Bahwan Israel mengggunakan bom anti personel, bom curah, cluster bom. Senjata ini mirip kembang api, meledak di udara, menjadi pecahan-pecahan kecil yang menyebar, dan meledak lagi. Bayangkan, siapa yang bisa selamat kalau dihujani bom seperti itu. Israel memang membantah menggnakan bahan yang dilarang, namun mana ada pencuri yang mengaku?
Ini adalah tragedi kemanusiaan, ini genosida, Israel harus mepertanggungjawabkan di hadapan mahkamah internasional. Sampai kapan PBB akan diam, sampai kapan tragedi kemanusiaan ini dibiarkan? Apakah sampai semua warga Gaza terbunuh? Apa yang bisa kita lakukan: Boikot produk Israel - Amerika.
posted on:1/14/2009 1:34:51 PM | by: meds | under: berita |
( 7 ) Komentar

